
KATURI NEWS – Suporter Persib Bandung dipastikan tidak diperbolehkan hadir secara langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, ketika tim berjuluk Maung Bandung itu menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (12/9). Larangan tersebut menjadi bagian dari langkah pengamanan yang disiapkan kepolisian untuk menjaga situasi tetap kondusif selama pertandingan berlangsung.
Kepolisian juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan kedatangan suporter Persib ke Jakarta. Salah satunya dilakukan dengan menerapkan penyekatan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi jalur masuk pendukung tim tamu.
Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menyampaikan bahwa ketentuan mengenai larangan kehadiran suporter Persib di GBK telah disampaikan dalam rangkaian persiapan pengamanan pertandingan. Pernyataan tersebut disampaikan Dekananto saat menghadiri Apel Jaga Jakarta Bersama The Jakmania di Jakarta, Jumat (11/9).
Menurut Dekananto, larangan tersebut berkaitan dengan regulasi yang diterapkan dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola. Polisi meminta pendukung Persib untuk tidak datang langsung ke stadion meskipun pertandingan mempertemukan dua klub besar yang memiliki basis suporter dalam jumlah besar.
“Disampaikan bahwa sesuai dengan regulasi FIFA, untuk dalam pertandingan ini suporter dari Persib dilarang untuk hadir di GBK,” ujar Dekananto dalam kegiatan tersebut.
Untuk memastikan ketentuan tersebut berjalan, Polda Metro Jaya tidak hanya melakukan pengamanan di sekitar Stadion Utama GBK. Koordinasi juga dilakukan dengan kepolisian di wilayah lain yang diperkirakan menjadi jalur pergerakan suporter menuju Jakarta.
Dekananto mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Polda Banten. Koordinasi lintas wilayah tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi keberangkatan suporter Persib menuju Jakarta.
Penyekatan menjadi salah satu strategi yang disiapkan untuk mencegah suporter tim tamu memasuki wilayah Jakarta dan melanjutkan perjalanan hingga ke kawasan GBK. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi terjadinya gesekan antara kelompok suporter, khususnya mengingat pertandingan Persib dan Persija dikenal memiliki rivalitas yang kuat.
Selain mengantisipasi kedatangan suporter Persib, kepolisian juga menyiapkan pengamanan terhadap aktivitas pendukung Persija yang berada di Jakarta. Kehadiran The Jakmania dalam apel pengamanan menunjukkan adanya koordinasi antara aparat dan kelompok suporter tuan rumah untuk membantu menjaga ketertiban.
Pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada Sabtu (12/9) menjadi salah satu laga yang mendapat perhatian dari sisi keamanan. Kepolisian menekankan pentingnya penerapan aturan yang telah ditetapkan agar pertandingan dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Dengan adanya larangan kehadiran suporter Persib di GBK serta rencana penyekatan di sejumlah wilayah, aparat berharap tidak terjadi pergerakan massa yang dapat memicu gangguan keamanan. Koordinasi antara Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, dan Polda Banten pun menjadi bagian penting dari upaya preventif menjelang pertandingan.
