
KATURI NEWS – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa China dan Rusia tidak ikut terlibat dalam konflik yang sedang berlangsung di Iran. Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun media sosial Truth Social dan menjadi salah satu tanggapan terbaru pemerintah Amerika Serikat terhadap perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah.
Dalam unggahannya, Trump menegaskan bahwa hingga saat ini ia tidak melihat adanya keterlibatan langsung dari Beijing maupun Moskow dalam konflik tersebut. Meski demikian, ia juga menyampaikan peringatan bahwa apabila kedua negara memutuskan untuk ikut campur, dampaknya akan membawa konsekuensi yang serius.
Menurut Trump, keterlibatan China atau Rusia dalam perang Iran akan menjadi perkembangan yang sangat buruk. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci bentuk konsekuensi yang dimaksud ataupun alasan di balik penilaiannya tersebut. Pernyataannya lebih menekankan bahwa kondisi saat ini masih menunjukkan kedua negara tersebut berada di luar konflik.
Selain membahas posisi China dan Rusia, Trump juga mengungkapkan isi pembicaraannya dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan yang menurutnya berlangsung di Beijing. Ia mengatakan bahwa Xi telah memberikan jaminan mengenai sikap pemerintah China terhadap Iran, khususnya dalam hal penyediaan persenjataan.
Trump menyebut Xi menyampaikan bahwa China tidak akan memberikan maupun menjual senjata kepada Republik Islam Iran dalam kondisi apa pun. Menurut Trump, komitmen tersebut tidak hanya berlaku bagi pemerintah China, tetapi juga mencakup perusahaan-perusahaan asal negara tersebut yang bergerak di sektor terkait.
Pernyataan tersebut dipublikasikan Trump melalui Truth Social dan kemudian mendapat perhatian media internasional. Salah satunya adalah Al Arabiya yang melaporkan isi unggahan tersebut pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Komentar Trump muncul di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap konflik di Iran dan potensi meluasnya dampak perang ke kawasan lain. Dalam situasi seperti ini, posisi negara-negara besar seperti Amerika Serikat, China, dan Rusia menjadi salah satu faktor yang terus dipantau oleh komunitas internasional karena dinilai dapat memengaruhi dinamika geopolitik global.
Hingga pernyataan itu disampaikan, belum ada informasi tambahan yang menunjukkan perubahan sikap resmi China maupun Rusia terkait konflik tersebut. Trump juga tidak menyebut adanya bukti bahwa kedua negara telah melakukan dukungan militer kepada Iran. Sebaliknya, ia justru menegaskan keyakinannya bahwa mereka tidak berpartisipasi dalam perang yang sedang berlangsung.
Di sisi lain, pernyataan mengenai komitmen Xi Jinping sebagaimana disampaikan Trump belum disertai keterangan resmi dari pemerintah China dalam informasi yang tersedia. Oleh karena itu, isi percakapan tersebut masih mengacu pada penjelasan yang disampaikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat melalui akun media sosialnya.
Perkembangan konflik Iran terus menjadi perhatian berbagai negara karena berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan regional maupun hubungan internasional. Sikap negara-negara besar terhadap konflik tersebut diperkirakan akan terus dipantau seiring perkembangan situasi di lapangan.
Sampai saat ini, Trump tetap menyatakan keyakinannya bahwa China dan Rusia tidak mengambil bagian dalam perang Iran. Ia juga menegaskan bahwa komitmen yang disampaikan Xi Jinping terkait larangan penjualan senjata kepada Iran menjadi salah satu alasan yang mendukung pandangannya mengenai posisi China dalam konflik tersebut.
