
KATURI NEWS – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melaporkan perkembangan positif dari kegiatan eksplorasi awal di prospek Kolokoa, sebuah area yang berlokasi di dekat konsesi Tambang Emas Pani, tepatnya di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Temuan ini menjadi salah satu indikasi penting bagi perusahaan dalam memperkuat basis sumber daya emas sekaligus mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang.
Dalam kurun waktu sekitar empat bulan, perusahaan telah menyelesaikan program pengeboran awal yang mencakup 30 lubang bor. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan adanya zona mineralisasi emas yang cukup luas dan menjanjikan. Salah satu temuan penting adalah keberadaan emas dengan kadar hingga 1,57 gram per ton (g/t), terutama pada area dekat permukaan. Kadar ini dinilai cukup signifikan untuk tahap eksplorasi awal, karena menunjukkan potensi ekonomis yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Berdasarkan data sementara yang diperoleh dari hasil pengeboran tersebut, prospek Kolokoa diperkirakan memiliki target eksplorasi berkisar antara 20 juta hingga 40 juta ton material dengan kadar emas antara 0,3 hingga 0,5 g/t. Rentang ini masih bersifat awal dan akan terus diperbarui seiring dengan tambahan data dari kegiatan eksplorasi lanjutan. Namun demikian, angka tersebut sudah memberikan gambaran mengenai skala potensi yang dimiliki oleh area tersebut.
Letak Kolokoa yang berdekatan dengan Tambang Emas Pani menjadi faktor strategis yang tidak dapat diabaikan. Kedekatan ini memungkinkan potensi sinergi dalam pengembangan infrastruktur maupun operasional, sehingga dapat menekan biaya dan meningkatkan efisiensi jika prospek tersebut dikembangkan menjadi tambang produksi. Selain itu, integrasi dengan proyek yang sudah ada juga dapat mempercepat proses pengembangan dibandingkan membuka lokasi tambang baru dari nol.
Direktur Utama PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, menyampaikan bahwa prospek Kolokoa merupakan penemuan strategis yang berpotensi memperkuat umur tambang dan kapasitas produksi di masa mendatang. Menurutnya, keberadaan sumber daya tambahan di sekitar area operasi utama akan menjadi pendorong penting bagi pertumbuhan perusahaan, baik dari sisi cadangan maupun produksi emas.
Perusahaan juga menegaskan bahwa kegiatan eksplorasi di Kolokoa masih berada pada tahap awal. Oleh karena itu, diperlukan studi lanjutan, termasuk pengeboran tambahan, analisis geologi yang lebih mendalam, serta evaluasi teknis dan ekonomis sebelum keputusan pengembangan dapat diambil. Langkah-langkah tersebut penting untuk memastikan bahwa potensi yang ada benar-benar dapat dioptimalkan secara berkelanjutan dan sesuai dengan prinsip pertambangan yang baik.
Secara keseluruhan, hasil awal dari prospek Kolokoa memberikan sinyal positif bagi PT Merdeka Gold Resources Tbk dalam upaya memperluas portofolio aset emasnya. Jika potensi ini dapat dikonfirmasi dan dikembangkan lebih lanjut, Kolokoa berpeluang menjadi salah satu kontributor utama terhadap peningkatan sumber daya dan produksi emas perusahaan di masa depan.
