
KATURI SPORT – Tim nasional Paraguay mencatat hasil mengejutkan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Jerman melalui drama adu penalti. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gillette, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, pada Selasa WIB itu berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal dan babak tambahan usai. Paraguay akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-3 dalam adu penalti sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu hasil paling menarik di fase gugur turnamen. Paraguay mampu tampil disiplin menghadapi tekanan dari salah satu kekuatan tradisional sepak bola dunia. Sementara itu, Jerman kembali harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat setelah gagal melewati babak 32 besar.
Sejak awal pertandingan, kedua tim sama-sama berusaha menguasai permainan. Jerman lebih banyak mengendalikan penguasaan bola, tetapi Paraguay menunjukkan organisasi pertahanan yang solid serta mampu memanfaatkan peluang melalui serangan balik. Strategi tersebut membuahkan hasil menjelang turun minum.
Paraguay membuka keunggulan pada menit ke-42 melalui Julio Enciso. Gol tersebut menjadi hasil dari penyelesaian akhir yang efektif setelah Paraguay memanfaatkan celah di lini pertahanan Jerman. Keunggulan 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir dan memberikan kepercayaan diri bagi wakil Amerika Selatan itu.
Memasuki babak kedua, Jerman meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-54 ketika Kai Havertz berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan. Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka dan kedua tim terus berupaya mencari gol kemenangan.
Meski sejumlah peluang tercipta di sisa waktu normal, tidak ada tambahan gol yang berhasil dicetak. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan selama dua kali 15 menit. Pada fase tersebut, Paraguay tetap disiplin menjaga pertahanan, sementara Jerman berusaha menekan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-1 bertahan sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak adu penalti, Paraguay tampil lebih tenang. Dari enam penendang yang ditugaskan, hanya Antonio Sanabria dan Fabian Balbuena yang gagal menjalankan tugasnya. Sebaliknya, Jerman mengalami kesulitan setelah tiga eksekutor mereka, yaitu Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah, tidak mampu mengonversi tendangan menjadi gol.
Momen penentuan hadir ketika Jose Canale maju sebagai penendang terakhir Paraguay. Tendangannya berhasil menembus gawang Jerman dan memastikan kemenangan Paraguay dengan skor 4-3 dalam adu penalti. Keberhasilan tersebut langsung disambut kegembiraan para pemain serta pendukung Paraguay yang memenuhi stadion.
Hasil ini mengantarkan Paraguay ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara Prancis dan Swedia yang dijadwalkan berlangsung sehari setelah laga Paraguay melawan Jerman.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi catatan mengecewakan bagi Jerman. Tim berjuluk Der Panzer kembali gagal melangkah jauh di ajang Piala Dunia dan harus tersingkir lebih awal untuk tiga edisi turnamen secara beruntun. Kondisi tersebut dipastikan akan menjadi bahan evaluasi besar bagi federasi sepak bola Jerman dalam mempersiapkan regenerasi pemain serta strategi menghadapi kompetisi internasional berikutnya.
Bagi Paraguay, kemenangan atas Jerman menjadi bukti bahwa kerja sama tim, kedisiplinan, dan ketenangan dalam situasi krusial mampu menghasilkan pencapaian besar. Lolos ke babak 16 besar membuka peluang bagi mereka untuk melanjutkan kejutan di Piala Dunia 2026 sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan pada fase gugur turnamen.
