
KATURI SPORT – Kabar mengejutkan datang dari Liverpool setelah klub tersebut resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih mereka, Arne Slot, pada Sabtu (30/5/2026). Keputusan tersebut menandai berakhirnya masa kepemimpinan pelatih asal Belanda itu di Anfield setelah menjalani dua musim bersama The Reds.
Kepergian Slot menjadi salah satu topik paling banyak dibicarakan di dunia sepak bola Eropa. Pasalnya, ia sempat mencatat pencapaian luar biasa dengan membawa Liverpool meraih gelar Liga Inggris pada musim pertamanya. Namun, keberhasilan tersebut tidak mampu dipertahankan pada musim berikutnya ketika performa tim mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Liverpool menutup musim 2025/2026 di posisi kelima klasemen Liga Inggris. Hasil tersebut dianggap jauh dari harapan mengingat status klub sebagai salah satu kandidat kuat perebut gelar. Selain kehilangan konsistensi di kompetisi domestik, Liverpool juga gagal menunjukkan performa meyakinkan di sejumlah ajang lain sepanjang musim.
Dalam pernyataan resmi klub, manajemen Liverpool menyebut keputusan berpisah dengan Slot diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan tim sepanjang musim. Pihak klub menilai perubahan diperlukan untuk menjaga arah perkembangan tim ke depan dan mengembalikan daya saing Liverpool di level tertinggi.
Selama musim ini, Slot menghadapi tekanan yang semakin besar dari para pendukung. Sejumlah hasil buruk membuat kritik terus berdatangan, terutama ketika Liverpool kesulitan mempertahankan performa yang pernah membawa mereka menjadi juara. Beberapa pengamat juga menilai pendekatan taktik yang diterapkan Slot tidak lagi berjalan efektif menghadapi persaingan yang semakin ketat di Liga Inggris.
Situasi semakin sulit karena Liverpool harus menghadapi berbagai persoalan sepanjang musim, mulai dari cedera pemain hingga inkonsistensi performa sejumlah pemain kunci. Kondisi tersebut membuat tim kehilangan momentum dan gagal bersaing secara stabil dalam perebutan trofi.
Meski demikian, nama Arne Slot tetap dikenang sebagai sosok yang berhasil mempersembahkan gelar liga bagi Liverpool dalam masa transisi setelah era Jurgen Klopp. Banyak pendukung menganggap keberhasilannya pada musim pertama sebagai pencapaian penting yang akan tetap menjadi bagian dari sejarah klub.
Menariknya, tidak lama setelah kabar pemecatan tersebut muncul, Slot langsung dikaitkan dengan salah satu klub besar Italia, AC Milan. Beberapa laporan media Eropa menyebut manajemen Rossoneri sedang mempertimbangkan pelatih berusia 47 tahun itu sebagai kandidat untuk memimpin proyek baru klub menjelang musim mendatang.
AC Milan sendiri dikabarkan tengah melakukan evaluasi besar terhadap struktur tim dan jajaran manajemen mereka. Dalam situasi tersebut, pengalaman Slot di kompetisi elite Eropa dianggap menjadi salah satu alasan mengapa namanya masuk dalam daftar calon pelatih yang dipertimbangkan.
Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari AC Milan mengenai penunjukan pelatih baru. Namun, munculnya nama Arne Slot menunjukkan bahwa pelatih asal Belanda tersebut masih memiliki daya tarik di pasar pelatih Eropa meski baru saja meninggalkan Liverpool.
Kini perhatian publik tertuju pada langkah berikutnya yang akan diambil Slot. Setelah merasakan kesuksesan dan tekanan besar di Inggris, peluang memulai tantangan baru di Serie A bisa menjadi kesempatan bagi dirinya untuk membangun kembali reputasi dan membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pelatih modern Eropa.
