
KATURI NEWS – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan tol Trans Jawa. Kali ini, sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan setelah menabrak sebuah truk di ruas Tol Batang, Jawa Tengah. Insiden tragis tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat penumpang lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini terjadi pada dini hari dan langsung menyita perhatian pengguna jalan serta aparat kepolisian.
Berdasarkan informasi yang beredar, kecelakaan terjadi ketika bus pariwisata melaju dari arah barat menuju timur. Saat memasuki wilayah Tol Batang, bus diduga menabrak bagian belakang sebuah truk yang berada di jalur yang sama. Benturan keras tidak dapat dihindari, menyebabkan bagian depan bus pariwisata mengalami kerusakan parah atau ringsek. Sementara itu, truk yang ditabrak justru tidak berhenti dan terus melaju hingga menghilang dari lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan tersebut, satu orang penumpang bus dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, empat penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang berbeda-beda, mulai dari luka ringan hingga luka yang memerlukan penanganan medis lanjutan. Seluruh korban luka segera dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Pihak kepolisian dari Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan. Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Proses evakuasi bus pariwisata yang ringsek sempat menyebabkan arus lalu lintas di Tol Batang tersendat selama beberapa waktu.
Identitas korban yang meninggal dunia diketahui berinisial S (45), seorang penumpang bus pariwisata yang duduk di bagian depan. Sementara empat korban luka masing-masing berinisial A (38), R (27), D (50), dan M (34). Seluruh korban merupakan penumpang bus yang tengah melakukan perjalanan wisata. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendata keterangan lengkap terkait para korban dan tujuan perjalanan bus tersebut.
Terkait truk yang terlibat dalam kecelakaan, polisi menyebutkan bahwa kendaraan tersebut langsung meninggalkan lokasi setelah tabrakan terjadi. Dugaan sementara, pengemudi truk tidak menyadari atau memilih untuk melarikan diri. Aparat kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang ruas tol untuk mengidentifikasi truk dan pengemudinya.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan besar, baik bus maupun truk, agar lebih berhati-hati dan mematuhi aturan berlalu lintas, terutama terkait jarak aman dan kecepatan. Kecelakaan ini diduga terjadi akibat kurangnya jarak aman antara kendaraan, meskipun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan.
Peristiwa kecelakaan di Tol Batang ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar di jalan tol. Masyarakat diharapkan dapat mengambil pelajaran dari kejadian ini untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Sementara itu, pihak berwenang berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini, termasuk memburu pengemudi truk yang melarikan diri, agar dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.
