
KATURI SPORT – Inter Milan mengawali rangkaian persiapan musim baru dengan hasil positif setelah mengalahkan Manchester City melalui adu penalti dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung di Stadion Kai Tak, Hong Kong, Sabtu. Setelah bermain imbang 1-1 selama waktu normal, wakil Italia itu tampil lebih efektif pada babak tos-tosan dan mengamankan kemenangan dengan skor 3-1.
Pertandingan ini menjadi ajang bagi kedua tim untuk menguji kesiapan skuad menjelang kompetisi resmi. Baik Inter Milan maupun Manchester City memanfaatkan laga pramusim untuk memberikan kesempatan bermain kepada sejumlah pemain, termasuk talenta muda yang diproyeksikan menjadi bagian dari tim utama.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil dengan tempo yang tidak terlalu tinggi. Manchester City berusaha menguasai jalannya pertandingan melalui penguasaan bola dan serangan dari kedua sisi lapangan. Meski demikian, lini pertahanan Inter Milan mampu menjaga organisasi permainan sehingga tekanan yang dibangun lawan tidak langsung menghasilkan peluang berbahaya.
Tim asuhan Enzo Maresca akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-14. Serangan diawali oleh Antoine Semenyo yang melakukan akselerasi di sektor sayap sebelum mengirimkan umpan ke dalam kotak penalti. Bola kemudian disambut Divin Mubama yang berhasil menaklukkan penjaga gawang Inter dan membawa Manchester City unggul 1-0.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri City yang mencoba mempertahankan dominasi permainan. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama karena Inter Milan mampu memberikan respons cepat. Hanya berselang enam menit, klub asal Italia itu berhasil menyamakan kedudukan melalui Benjamin Pavard.
Gol penyama lahir setelah Federico Dimarco mengirimkan umpan ke area berbahaya yang berhasil dimanfaatkan Pavard. Penyelesaian akhir yang akurat membuat bola masuk ke gawang Manchester City yang pada pertandingan tersebut dikawal Gianluigi Donnarumma. Skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-20.
Setelah kedua tim sama-sama mencetak gol, pertandingan kembali berlangsung seimbang. Inter Milan berusaha membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan para pemain sayap, sementara Manchester City tetap mengandalkan permainan kolektif untuk mencari celah di pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain sebagai bagian dari rotasi dan evaluasi tim. Pergantian tersebut membuat ritme pertandingan sedikit berubah, tetapi tidak ada tambahan gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang. Kedudukan imbang 1-1 membuat pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak adu penalti, Inter Milan tampil lebih tenang dan efektif dalam mengeksekusi tendangan. Tiga eksekutor Nerazzurri berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, sedangkan Manchester City hanya mampu mencetak satu gol. Hasil akhir 3-1 dalam adu penalti memastikan kemenangan menjadi milik Inter Milan.
Meski hanya berstatus laga persahabatan, pertandingan ini memberikan banyak pelajaran bagi kedua tim. Inter Milan menunjukkan karakter kuat dengan mampu bangkit setelah tertinggal lebih dahulu, sekaligus mempertahankan konsentrasi hingga babak adu penalti. Di sisi lain, Manchester City memperoleh kesempatan untuk mengevaluasi performa para pemain muda yang diberi menit bermain dalam pertandingan tersebut.
Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Inter Milan dalam melanjutkan persiapan menghadapi musim kompetisi mendatang. Sementara itu, Manchester City masih memiliki waktu untuk memperbaiki berbagai aspek permainan sebelum menjalani agenda resmi berikutnya. Bagi kedua klub, hasil pertandingan pramusim menjadi bagian dari proses membangun kekompakan tim dan meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan pada musim yang akan datang.
