
KATURI HOT – Pada hari Selasa, 23 Desember 2025, sekitar sepuluh sekolah di wilayah Depok, Jawa Barat, menerima ancaman teror bom yang menghebohkan. Ancaman tersebut dikirimkan melalui surat elektronik (email) oleh pihak yang belum diketahui identitasnya. Berita ini segera menjadi perhatian publik setelah video yang menggambarkan situasi tersebut diunggah melalui akun Instagram @depok24jam.
Kejadian ini mengejutkan masyarakat Depok, terutama orangtua siswa dan tenaga pendidik, yang khawatir akan keselamatan anak-anak mereka. Ancaman tersebut disebutkan mencakup sejumlah sekolah, baik sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), maupun sekolah menengah atas (SMA) yang ada di wilayah Depok. Pihak berwenang segera bertindak dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait email ancaman bom tersebut.
Sebagai respons terhadap ancaman tersebut, banyak sekolah yang mengambil langkah-langkah preventif. Beberapa sekolah memilih untuk mengevakuasi siswa dan staf, sementara yang lainnya mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke dalam sistem daring. Pihak sekolah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memeriksa lebih lanjut kemungkinan adanya benda mencurigakan di lingkungan sekolah.
Kepolisian setempat telah merespons cepat dengan melakukan pengecekan di lokasi-lokasi yang disebutkan dalam ancaman email. Meskipun belum ditemukan bukti adanya bom atau bahan peledak di lokasi-lokasi tersebut, pihak kepolisian menegaskan bahwa ancaman tersebut tidak bisa dianggap sepele. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan tim penjinak bom untuk memastikan tidak ada potensi ancaman yang membahayakan.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah siswa dan orangtua yang berada di luar sekolah, menunggu informasi lebih lanjut mengenai situasi tersebut. Beberapa orangtua terlihat cemas karena khawatir akan keselamatan anak-anak mereka yang sedang berada di dalam sekolah. Situasi tegang ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi potensi ancaman yang dapat terjadi di mana saja.
Namun, di balik kekhawatiran yang terjadi, banyak pihak yang menunjukkan solidaritas dan rasa saling mendukung. Masyarakat Depok mengapresiasi cepatnya respon dari pihak kepolisian dan pihak sekolah dalam menangani ancaman ini. Tidak hanya itu, beberapa sekolah di Depok juga menyampaikan pesan untuk tetap tenang dan mempercayakan keamanan anak-anak kepada aparat yang berwenang.
Penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan untuk mengidentifikasi siapa pelaku yang berada di balik ancaman teror tersebut. Meskipun ancaman ini tidak terbukti nyata, namun efek psikologis yang ditimbulkan cukup besar. Para pihak berwenang mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati, namun tidak panik, serta senantiasa melaporkan segala bentuk ancaman yang mencurigakan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Kejadian ini juga menambah panjang daftar ancaman teror yang sempat terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Sebelumnya, ancaman serupa pernah mengganggu sejumlah fasilitas publik, termasuk sekolah-sekolah lainnya. Oleh karena itu, penting bagi seluruh pihak untuk menjaga kewaspadaan dan terus meningkatkan keamanan di sekitar lingkungan sekolah guna melindungi keselamatan anak-anak dan masyarakat luas.
Meskipun ancaman ini berakhir tanpa adanya kejadian tragis, penting untuk belajar dari kejadian ini agar sistem keamanan dan komunikasi antara pihak sekolah, kepolisian, dan masyarakat semakin solid di masa depan.
