
KATURI SPORT – Persija Jakarta terus mematangkan persiapan mereka jelang menghadapi Madura United pada lanjutan BRI Super League pekan ke-18. Skuad berjuluk Macan Kemayoran menggelar sesi latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat malam (23/1/2026) WIB. Latihan ini menjadi salah satu agenda penting tim dalam menyusun strategi dan meningkatkan kesiapan fisik maupun taktikal sebelum laga krusial tersebut.
Sesi latihan di stadion kebanggaan nasional itu berlangsung dengan intensitas tinggi. Para pemain terlihat menjalani berbagai menu latihan, mulai dari pemanasan, latihan fisik, hingga simulasi permainan. Pelatih kepala Persija memanfaatkan kesempatan ini untuk mengevaluasi kondisi skuad sekaligus mencoba sejumlah skema permainan yang akan diterapkan saat menghadapi Madura United, salah satu tim yang dikenal memiliki karakter permainan agresif dan disiplin.
Yang menjadi sorotan utama dalam sesi latihan kali ini adalah kehadiran tiga pemain rekrutan anyar Persija Jakarta. Ketiganya sudah tampak menyatu dengan para pemain lama dan mengikuti seluruh rangkaian latihan bersama tim. Tiga pemain tersebut adalah Fajar Fatturahman, pemain muda Timnas Indonesia U-23, Alaeddine Ajaraie, penyerang asal Maroko, serta Paulo Ricardo, bek tangguh asal Brasil.
Kehadiran Fajar Fatturahman membawa harapan baru bagi lini tengah Persija. Pemain muda yang dikenal memiliki visi permainan dan stamina prima ini diharapkan mampu menambah energi serta kreativitas permainan Macan Kemayoran. Sebagai bagian dari Timnas Indonesia U-23, Fajar dinilai memiliki mental bertanding yang kuat dan potensi besar untuk berkembang di level klub. Pada sesi latihan, Fajar terlihat aktif dalam latihan penguasaan bola dan transisi permainan, menandakan kesiapan dirinya untuk bersaing memperebutkan tempat di skuad utama.
Sementara itu, Alaeddine Ajaraie menjadi perhatian tersendiri. Penyerang asal Maroko tersebut diharapkan menjadi solusi bagi Persija dalam meningkatkan produktivitas gol. Dalam beberapa simulasi serangan, Ajaraie menunjukkan pergerakan yang agresif serta kemampuan mencari ruang di kotak penalti lawan. Postur tubuh yang ideal dan pengalaman bermain di luar negeri membuatnya diproyeksikan sebagai ujung tombak yang berbahaya bagi pertahanan Madura United.
Di lini belakang, kehadiran Paulo Ricardo diyakini akan memperkokoh pertahanan Persija. Bek asal Brasil itu dikenal memiliki gaya bermain keras namun disiplin, serta unggul dalam duel udara. Pada latihan malam itu, Paulo Ricardo terlihat aktif mengatur garis pertahanan dan berkomunikasi dengan rekan-rekan setimnya. Adaptasinya dengan lingkungan dan pola permainan Persija juga tampak berjalan cukup baik.
Pelatih Persija Jakarta menilai bahwa bergabungnya tiga pemain baru tersebut memberikan tambahan opsi penting dalam menyusun komposisi tim. Namun demikian, ia menegaskan bahwa semua pemain, baik lama maupun baru, tetap harus bersaing secara sehat untuk mendapatkan tempat di starting eleven. Menurutnya, laga melawan Madura United bukan pertandingan yang mudah, sehingga kesiapan mental dan kerja sama tim menjadi faktor kunci.
Persija sendiri menatap laga pekan ke-18 dengan ambisi besar untuk meraih hasil maksimal. Bermain di kandang sendiri memberikan keuntungan tersendiri, terutama dengan dukungan penuh dari suporter setia Jakmania. Tim berharap momentum positif ini dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki posisi di klasemen dan menjaga konsistensi performa di paruh kedua musim.
Dengan persiapan yang semakin matang dan kehadiran pemain-pemain anyar yang menambah kedalaman skuad, Persija Jakarta optimistis dapat tampil maksimal saat menghadapi Madura United. Laga ini pun diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama memiliki target besar di kompetisi BRI Super League musim ini.
