
KATURI NEWS – Pada Senin, 22 Desember 2023, sebuah pesawat Angkatan Laut Meksiko mengalami kecelakaan fatal saat melaksanakan misi pemindahan medis di perairan lepas pantai negara bagian Texas, Amerika Serikat. Insiden ini menyebabkan dua orang tewas, yang identitasnya belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.
Pesawat tersebut dilaporkan lepas landas dari Merida, Yucatán, Meksiko, pada pukul 18:46 GMT, dan mengudara menuju lokasi yang tidak disebutkan di sekitar Teluk Galveston. Misi pemindahan medis ini bertujuan untuk membawa pasien atau personel medis yang membutuhkan bantuan darurat ke fasilitas medis yang lebih aman dan lebih dekat.
Namun, menurut informasi dari situs pelacakan penerbangan Flight Radar, pesawat tersebut terakhir kali terdeteksi pada pukul 21:01 GMT, di atas Teluk Galveston, yang terletak dekat dengan Bandara Internasional Scholes, sebuah bandara regional yang berlokasi di Galveston, Texas. Setelah itu, pesawat tidak lagi memberikan sinyal penerbangan dan hilang dari radar.
Pihak otoritas segera melakukan pencarian di wilayah tersebut, yang mencakup operasi dari Angkatan Laut AS, Kepolisian Pantai Texas, dan beberapa badan penyelamat lainnya. Mereka menemukan pesawat yang jatuh di perairan tersebut beberapa jam setelah hilangnya kontak, namun sayangnya, dua orang yang ada di dalam pesawat tersebut dipastikan meninggal dunia. Sejauh ini, tidak ada informasi lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan tersebut.
Pesawat yang terlibat dalam kecelakaan ini merupakan pesawat militer yang digunakan oleh Angkatan Laut Meksiko, dan biasanya digunakan untuk misi pemindahan medis, pemantauan maritim, serta berbagai tugas lain yang melibatkan operasi pencarian dan penyelamatan. Tidak jelas apakah ada penumpang lain di pesawat tersebut pada saat kecelakaan terjadi.
Meksiko dan Amerika Serikat memiliki hubungan kerjasama yang erat dalam hal operasi pencarian dan penyelamatan, serta pertukaran informasi terkait dengan penerbangan militer. Kecelakaan pesawat ini tentu menjadi perhatian kedua negara, terutama karena insiden ini terjadi di perairan internasional yang berada di dekat wilayah Texas.
Pihak berwenang di Meksiko telah mengirimkan tim penyelidik untuk bekerja sama dengan pihak AS dalam menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Sejumlah faktor dapat menyebabkan kecelakaan pesawat, termasuk cuaca buruk, masalah teknis, atau kesalahan manusia. Namun, hingga kini, penyebab pasti kecelakaan ini masih belum diketahui.
Pihak keluarga korban sudah diberitahu tentang kejadian ini, meski rincian lebih lanjut tentang identitas korban belum diumumkan untuk menghormati privasi keluarga mereka. Proses identifikasi lebih lanjut juga akan dilakukan oleh pihak berwenang.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden penerbangan yang melibatkan pesawat militer di seluruh dunia. Selama beberapa dekade terakhir, kecelakaan pesawat militer sering kali menjadi sorotan media, mengingat tantangan dan risiko besar yang dihadapi dalam misi operasional.
