
KATURI SPORT – Manchester United kembali mencuri perhatian di Liga Inggris musim 2025/26 setelah meraih kemenangan meyakinkan 2–0 atas rival sekota Manchester City di Stadion Old Trafford, Sabtu malam (17 Januari 2026). Kemenangan ini menjadi momen penting bagi sang pelatih caretaker baru, Michael Carrick, yang memulai tugasnya di kursi manajer United dengan hasil yang sempurna.
Bertanding di Old Trafford dalam Derby Manchester ke-198, United menunjukkan performa gemilang sejak peluit pertama dibunyikan. Walau sempat frustrasi di babak pertama — termasuk dua gol yang dianulir karena offside — tim asuhan Carrick tetap tampil agresif dan disiplin. Mereka memperlihatkan keseimbangan antara soliditas pertahanan dan efektivitas serangan balik yang akhirnya menghasilkan dua gol di babak kedua.
Jalannya Pertandingan
United memulai laga dengan intensitas tinggi, dan peluang pertama datang dari Harry Maguire yang sundulannya hanya membentur mistar gawang di menit-menit awal. Meski tim terus menekan, dua gol yang dicetak Manchester United di babak pertama melalui Amad Diallo dan Bruno Fernandes kemudian dianulir oleh VAR karena offside.
Babak pertama pun berakhir tanpa gol, tetapi momentum tetap berada di tangan tuan rumah. City dominan dalam penguasaan bola, namun kesulitan menembus pertahanan United yang rapi dan agresif. Starting XI United menampilkan semangat tinggi, khususnya di lini tengah dan belakang.
Gol Penentu Kemenangan
United akhirnya membuka keunggulan di menit ke-65 melalui Bryan Mbeumo. Kerja cepat tim United memanfaatkan transisi usai bola lepas di area pertahanan City, dan Mbeumo berhasil meneruskan umpan matang menjadi gol pertama. Skor berubah menjadi 1–0, yang membuat Old Trafford bergemuruh.
Tak berselang lama, pada menit ke-76, Patrick Dorgu menggandakan keunggulan United lewat penyelesaian cermat di kotak penalti, menyusul assist dari rekan setimnya. Gol kedua ini menegaskan dominasi United di babak kedua dan memberi keuntungan aman bagi tuan rumah.
City sempat mencoba membalas, namun lini pertahanan United — khususnya duet Harry Maguire dan Lisandro Martínez — tampil disiplin untuk menjaga keunggulan sampai peluit akhir berbunyi.
Peran Michael Carrick dan Taktik
Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor — tetapi juga bukti taktik Carrick bekerja sangat efektif dalam debutnya sebagai manajer interim. Carrick merombak beberapa posisi kunci dari era pelatih sebelumnya, termasuk memberi Bruno Fernandes peran sebagai playmaker nomor 10 yang lebih natural. Keputusan ini terbukti ampuh dalam menghidupkan serangan United, karena Fernandes tampil agresif menghubungkan lini tengah dan depan.
Selain itu, Carrick juga menempatkan Kobbie Mainoo sebagai starter dalam skema double pivot bersama Casemiro. Keputusan tersebut mendapat pujian karena Mainoo menunjukkan kualitasnya sepanjang pertandingan — stabil dalam penguasaan bola dan efektif dalam membantu fase transisi tim. Carrick pun secara terbuka memuji kontribusi Mainoo setelah laga.
Reaksi dan Implikasi Kemenangan
Kemenangan ini membawa dua efek signifikan bagi Manchester United. Pertama, secara emosional dan moral, ini merupakan kemenangan yang sangat dibutuhkan untuk mengangkat semangat tim dan pendukung; khususnya setelah periode inkonsistensi di awal musim. Kedua, secara kompetitif, tiga poin ini mengangkat United ke posisi yang lebih kompetitif di klasemen Liga Inggris, dengan peluang untuk mempertahankan atau meningkatkan posisi mereka di perburuan tempat Liga Champions.
Bagi Manchester City, kekalahan ini menjadi pukulan bagi ambisi gelar mereka musim ini, mengingat poin yang mereka buang dari posisi atas klasemen. Pep Guardiola dan para pemainnya harus kembali mengevaluasi performa setelah kekalahan di laga derby pekan ini.
Kesimpulan
Kemenangan 2–0 atas Manchester City menjadi awal yang ideal bagi Michael Carrick di Manchester United. Laga ini menunjukkan bagaimana United bermain dengan disiplin pertahanan, efektif dalam serangan balik, serta mampu memaksimalkan potensi pemain seperti Bruno Fernandes, Bryan Mbeumo, Patrick Dorgu, dan Kobbie Mainoo. Hasil ini tidak hanya memberi tiga poin penting, tetapi juga membawa harapan baru bagi masa depan tim di bawah arahan sementara Carrick.
