
KATURI BUSINESS – Laporan pantauan terkini menunjukkan adanya eskalasi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta pada Selasa siang, 31 Maret 2026. Fenomena ini diduga kuat dipicu oleh meluasnya isu penyesuaian harga BBM yang akan berlaku per 1 April 2026.
Titik Kemacetan dan Panjang Antrean
- Kawasan Hang Lekir, Jakarta Selatan: Hingga pukul 11.34 WIB, antrean kendaraan di SPBU wilayah ini dilaporkan mengular hingga ke badan Jalan Hang Lekir 1. Panjang antrean mencapai sekitar 50 meter, yang mulai berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sekitarnya.
- SPBU COCO M.T. Haryono (31.128.02), Tebet: Kondisi lebih padat terlihat di salah satu SPBU terbesar di Jakarta Selatan ini. Pantauan pukul 11.55 WIB menunjukkan antrean mobil sudah mengekor hingga ke Jalan Gatot Subroto. Meskipun antrean motor relatif lebih terkendali, penumpukan kendaraan roda empat terjadi untuk seluruh jenis BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi.
Analisis Penyebab: Isu Kenaikan Harga dan Panic Buying
Situasi ini bertepatan dengan beredarnya spekulasi di masyarakat mengenai kenaikan harga BBM nonsubsidi sebesar 10% yang diprediksi mulai berlaku pada tengah malam nanti, 1 April 2026 pukul 00.00 WIB.
Meskipun Pemerintah melalui Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan pihak Pertamina telah menyatakan bahwa belum ada keputusan resmi untuk melakukan penyesuaian harga, kekhawatiran masyarakat ( panic buying) tetap memicu lonjakan permintaan di SPBU. Faktor geopolitik di Timur Tengah juga turut memperkuat spekulasi kenaikan harga minyak dunia di mata konsumen.
Daftar Harga BBM yang Berlaku Saat Ini (Maret 2026):
Sebagai referensi, berikut adalah harga yang masih berlaku hingga hari ini:
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Solar Subsidi: Rp6.800/liter
- Pertamax: Rp12.300/liter
- Pertamax Turbo: Rp13.400/liter
- Pertamina DEX: Rp13.600/liter
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan penimbunan, karena stok BBM dipastikan dalam kondisi aman oleh pihak Pertamina meskipun terjadi lonjakan antrean di beberapa titik strategis ibu kota.
Antrean diduga terjadi terkait adanya kabar kenaikan harga BBM non subsidi mulai 1 April 2026 dan kabar diberlakukannya pembatasan pembelian BBM Pertalite.Salah seorang konsumen SPBU, Rafi, mengaku sengaja mengisi BBM lebih awal karena adanya kekhawatiran harga akan naik pada Rabu besok.”Khawatir sih soalnya saya isinya Pertamax,” kata Rafi usai mengantre di SPBU COCO M.T Haryono.Adapun harga terbaru BBM memang selalu diumumkan PT Pertamina dan badan usaha swasta lainnya seperti BP AKR, Shell, dan Vivo pada tanggal 1 setiap bulannya.
Sementara itu, PT Pertamina (Persero) menegaskan hingga saat ini stok BBM dalam negeri masih aman. Perseroan mengimbau agar masyarakat tidak panik.
