
KATURI SPORT – Sebanyak 33 suporter Persis Solo diamankan oleh Polresta Surakarta setelah kedapatan membawa dan menyalakan flare, smoke bomb, petasan, serta kembang api saat pertandingan melawan Dewa United FC pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan Solo, Sabtu malam. Selain barang-barang terlarang tersebut, petugas juga menemukan minuman keras yang dibawa oleh suporter.
Penindakan dilakukan aparat kepolisian sebagai bagian dari pengamanan pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan. Polisi menilai penggunaan flare dan petasan di dalam stadion dapat membahayakan keselamatan penonton serta mengganggu jalannya pertandingan sepak bola.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kabagops Kompol Wahyu Joko Nugroho menjelaskan bahwa mayoritas suporter yang diamankan berasal dari luar Kota Solo. Dari hasil pemeriksaan, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu botol minuman keras, 23 flare, dua smoke ukuran besar, lima smoke ukuran kecil, dua petasan flare, dan sembilan petasan atau kembang api.
Menurut Wahyu, aparat keamanan telah melakukan pemeriksaan ketat sebelum pertandingan dimulai. Namun, masih ditemukan suporter yang berusaha membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion. Polisi kemudian mengambil tindakan cepat untuk mencegah situasi berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.
“Keberadaan flare, smoke maupun petasan di dalam stadion sangat berbahaya karena dapat mengganggu jalannya pertandingan serta membahayakan keselamatan penonton lainnya,” ujar Wahyu dalam keterangannya pada Minggu.
Penggunaan flare dan petasan dalam pertandingan sepak bola memang kerap menjadi perhatian aparat keamanan maupun operator kompetisi. Selain menghasilkan asap tebal yang mengganggu jarak pandang pemain dan penonton, benda-benda tersebut juga memiliki risiko memicu kebakaran atau cedera apabila digunakan secara sembarangan. Dalam beberapa kasus di berbagai stadion, flare bahkan menyebabkan kepanikan penonton karena asap yang memenuhi tribune.
Stadion Manahan Solo sendiri dikenal sebagai salah satu stadion besar di Indonesia yang sering menjadi lokasi pertandingan penting. Oleh karena itu, pengamanan ketat selalu diterapkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak yang hadir di stadion, termasuk pemain, ofisial, dan suporter.
Pertandingan antara Persis Solo dan Dewa United berlangsung dalam atmosfer yang cukup ramai karena dukungan besar dari para suporter tuan rumah. Namun aparat keamanan menegaskan bahwa dukungan terhadap tim harus dilakukan secara tertib dan sesuai aturan yang berlaku. Polisi juga mengingatkan bahwa penggunaan barang-barang berbahaya di stadion melanggar regulasi keamanan pertandingan sepak bola nasional.
Selain mengamankan pelaku dan barang bukti, polisi masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam distribusi flare dan petasan ke area stadion. Aparat juga berkoordinasi dengan panitia pelaksana pertandingan untuk mengevaluasi prosedur pemeriksaan penonton agar kejadian serupa tidak terulang pada pertandingan berikutnya.
Fenomena penggunaan flare oleh suporter sepak bola memang masih sering terjadi di Indonesia. Sebagian kelompok suporter menganggap flare sebagai bagian dari atraksi dukungan di tribune. Namun federasi sepak bola dan aparat keamanan terus mengingatkan bahwa penggunaan benda tersebut tidak diperbolehkan karena berpotensi membahayakan keselamatan publik.
Polresta Surakarta menegaskan akan terus melakukan pengawasan ketat dalam setiap pertandingan sepak bola yang digelar di Kota Solo. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan atmosfer pertandingan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh penonton serta menjaga citra sepak bola Indonesia agar semakin profesional dan tertib.
