
KATURI ENTERTAIN – Hari pertama Hammersonic Festival 2026 yang digelar pada 2 Mei berlangsung meriah di NICE PIK 2, Tangerang. Festival musik metal terbesar di Indonesia ini tetap berhasil menarik ribuan pengunjung meskipun sempat diwarnai perubahan konsep yang cukup mengejutkan bagi para penggemar.
Sebelumnya, penyelenggara dari Ravel Entertainment mengumumkan perubahan konsep acara menjadi private concert. Kebijakan tersebut sempat menimbulkan reaksi beragam, bahkan memunculkan opsi pengembalian dana (refund) bagi pembeli tiket. Namun, kondisi itu tidak menyurutkan minat para pecinta musik metal untuk tetap hadir dan meramaikan festival.
Sejak siang hari, kawasan NICE PIK 2 sudah dipadati penonton dari berbagai daerah. Mereka datang dengan atribut khas musik metal, mulai dari kaus band hingga aksesori bernuansa gelap, menciptakan atmosfer yang kuat dan penuh energi. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa daya tarik Hammersonic tetap besar di kalangan penggemarnya.
Salah satu penonton, Aros yang berasal dari Depok, mengungkapkan sempat merasa kecewa saat pengumuman perubahan konsep dirilis. Ia mengaku kaget karena format acara yang awalnya terbuka berubah menjadi lebih terbatas. Meski demikian, Aros tetap memutuskan untuk datang karena menilai harga tiket masih sepadan dengan kualitas line-up yang ditawarkan.
“Pas yang cancel jadi private concert, jujur agak ‘nyesss’ gitu. Tapi, two day pass Rp 550 ribu, itu pikiranku langsung, ‘Wah, tahun depan enggak akan keulang’,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan banyak penonton lain yang tetap melihat nilai lebih dari festival ini. Dengan harga tiket yang relatif terjangkau untuk skala internasional, Hammersonic dinilai memberikan pengalaman musik yang sulit ditemukan di acara lain.
Di atas panggung, para penampil sukses membakar semangat penonton dengan performa energik. Tata panggung yang megah serta dukungan visual dari layar LED raksasa semakin menambah kesan spektakuler. Penonton tampak larut dalam setiap penampilan, ikut bernyanyi, melakukan moshing, hingga mengangkat tangan mengikuti irama musik.
Meski sempat dihantui kontroversi, jalannya acara di hari pertama berlangsung lancar dan tertib. Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi antara panitia dan penonton berjalan dengan baik. Selain itu, fasilitas yang disediakan di lokasi juga dinilai cukup memadai untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Kesuksesan hari pertama ini menjadi sinyal positif bagi kelanjutan festival di hari kedua. Banyak penonton berharap pengalaman yang sama, bahkan lebih meriah, dapat kembali terulang. Hammersonic 2026 pun kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu festival musik paling dinanti di Indonesia, dengan komunitas penggemar yang tetap solid dan loyal meski dihadapkan pada berbagai perubahan.
