
KATURI SPORT – Persib Bandung kembali membuat gebrakan di bursa transfer paruh musim kompetisi Super League 2025/2026. Klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini secara resmi mengumumkan perekrutan salah satu pemain naturalisasi muda berbakat, Dion Markx, dengan durasi kontrak mencapai 2,5 tahun.
Langkah ini diumumkan menjelang putaran kedua kompetisi setelah evaluasi menyeluruh dilakukan manajemen dan tim pelatih Pasukan Maung Bandung. Kebijakan bolehnya mendaftarkan pemain naturalisasi sekaligus yang memiliki potensi masa depan merupakan bagian dari strategi jangka panjang klub untuk meningkatkan daya saing tim, baik di level domestik maupun kompetisi internasional.
Siapa Dion Markx — Bek Muda Punya Pengalaman Eropa dan Timnas
Dion Wilhelmus Eddy Markx lahir di Nijmegen, Belanda pada 29 Juni 2005. Meski usianya masih sangat muda — baru 20 tahun — ia sudah memiliki pengalaman penting di sepak bola Eropa dan di tim nasional Indonesia.
Markx tumbuh dalam sistem akademi sepak bola Belanda:
- Berawal dari SV Spero hingga
- Bergabung di akademi Vitesse Arnhem pada 2014, kemudian
- Berlanjut di NEC Nijmegen, di mana ia bermain hingga kategori U-21.
Karier klub profesionalnya sempat berlangsung di TOP Oss (Eerste Divisie, kasta kedua Liga Belanda) sebelum akhirnya berseragam Persib Bandung pada Januari 2026.
Selain perjalanan klub, sisi internasional Markx juga cukup menonjol. Ia sempat dipanggil memperkuat Timnas Indonesia U-20—termasuk tampil pada kompetisi seperti Toulon Cup 2024—dan kini menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U-23 di sejumlah laga kualifikasi.
Landasan dan Strategi Perekrutan
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perekrutan Dion tidak semata-mata aksi transfer biasa. Langkah ini merupakan bagian dari hasil evaluasi menyeluruh setelah putaran pertama kompetisi. Adanya masukan dari pelatih dan analisis kebutuhan tim membuat manajemen sepakat bahwa Persib membutuhkan tambahan kekuatan di lini belakang — terutama pemain dengan kemampuan teknis serta wawasan pertandingan yang baik.
Menurutnya, Dion menjadi pilihan strategis karena kombinasi antara usia muda, pengalaman bermain di Eropa, serta jam terbang membela Timnas Indonesia menjadikannya aset penting untuk meningkatkan konsistensi performa Persib hingga akhir musim.
Reaksi Bobotoh dan Publik Sepak Bola
Pengumuman resmi Persib memperkenalkan Dion Markx sekaligus pemain klasik lain, Layvin Kurzawa, dilakukan usai kemenangan tipis Persib atas PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Banyak bobotoh yang antusias menyambut langsung kehadiran pemain yang punya darah Indonesia ini.
Sementara itu, kehadiran Dion juga memperluas diskusi di kalangan pengamat dan suporter tentang dampak naturalisasi dalam sepak bola Indonesia. Dengan peluang bagi talenta keturunan untuk memperkuat level klub dan nasional, keputusan Persib dianggap sebagai bagian dari evolusi pendekatan dalam membangun skuad kompetitif yang menyeimbangkan antara pemain lokal dan naturalisasi.
Potensi Tantangan dan Harapan ke Depan
Meskipun memiliki banyak potensi, integrasi Dion ke dalam struktur tim Persib tentu membawa tantangan tersendiri. Adaptasi terhadap intensitas kompetisi Liga Indonesia, skema taktik pelatih, serta chemistry dengan rekan-rekan satu tim akan menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan langkahnya di Bandung.
Namun, jika mampu menunjukkan performa solid di lini belakang, Dion Markx bisa menjadi salah satu pilar muda masa depan yang mendorong Persib bersaing memperebutkan gelar liga, serta tampil kuat di kompetisi regional dan continental.
