
KATURI SPORT – Manchester City melangkah mulus ke putaran berikutnya di ajang Piala FA 2025/2026 setelah mencatat kemenangan telak atas Exeter City dengan skor mencolok 10-1. Pertandingan yang digelar di Etihad Stadium, Sabtu (10/01/2026) malam WIB, memperlihatkan perbedaan kualitas yang sangat mencolok antara raksasa Premier League dan tim asal League One tersebut.
Sejak peluit awal dibunyikan, Manchester City langsung menunjukkan dominasinya. Anak asuh Pep Guardiola tampil agresif, menguasai bola, dan terus menekan pertahanan Exeter tanpa memberi ruang untuk bernapas. Sementara itu, Exeter City tampak kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak bertahan di area sendiri.
Dominasi Total Sejak Menit Awal
City membuka keunggulan dengan cepat. Gol pertama tercipta ketika laga baru berjalan beberapa menit, menjadi sinyal awal bencana bagi tim tamu. Setelah gol pembuka tersebut, Manchester City seolah tidak mengendurkan tempo permainan. Serangan demi serangan dilancarkan melalui kombinasi umpan cepat, pergerakan tanpa bola, dan kreativitas di lini tengah.
Dalam kurun waktu kurang dari setengah jam, Manchester City sudah unggul jauh. Exeter City tampak kewalahan menghadapi intensitas permainan tuan rumah. Setiap upaya bertahan yang dilakukan sering kali berujung pada pelanggaran atau kesalahan posisi yang dimanfaatkan City dengan sangat efektif.
Keunggulan City bahkan sudah mencapai skor besar sebelum babak pertama berakhir. Penguasaan bola mutlak dan jumlah tembakan yang jauh lebih banyak menggambarkan betapa timpangnya kekuatan kedua tim di atas lapangan.
Kemenangan Dipastikan Sebelum Satu Jam
Memasuki babak kedua, Manchester City tidak menunjukkan tanda-tanda mengendurkan serangan. Meski sudah unggul jauh, Guardiola tetap meminta para pemainnya menjaga tempo dan disiplin permainan. Hasilnya, gol demi gol kembali tercipta hingga skor besar sudah tercatat bahkan sebelum laga memasuki satu jam pertandingan.
Exeter City sempat mencetak satu gol hiburan, memanfaatkan kelengahan lini belakang City. Namun, gol tersebut tidak banyak mengubah jalannya pertandingan. Manchester City tetap mendominasi dan segera merespons dengan tambahan gol, memastikan keunggulan telak tetap terjaga hingga peluit akhir dibunyikan.
Skor 10-1 menjadi cerminan dominasi total Manchester City sepanjang pertandingan, sekaligus menegaskan status mereka sebagai salah satu favorit juara Piala FA musim ini.
Perbedaan Kualitas yang Nyata
Laga ini secara jelas memperlihatkan jurang kualitas antara tim Premier League papan atas dan klub dari divisi yang lebih rendah. Manchester City unggul dalam hampir semua aspek permainan, mulai dari teknik individu, kecepatan sirkulasi bola, hingga kedalaman skuad.
Pep Guardiola memanfaatkan laga ini untuk merotasi pemain tanpa mengorbankan kualitas permainan. Para pemain pelapis mampu tampil impresif dan menunjukkan bahwa kedalaman skuad City tetap menjadi salah satu yang terbaik di Inggris.
Di sisi lain, Exeter City harus mengakui keunggulan lawan. Meski menelan kekalahan telak, partisipasi mereka di Piala FA tetap menjadi pengalaman berharga, terutama menghadapi tim dengan level permainan tertinggi di Inggris.
Pesan Kuat dari Manchester City
Kemenangan besar ini menjadi pesan tegas Manchester City kepada para pesaingnya di Piala FA. City tidak hanya lolos ke babak berikutnya, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka siap berburu gelar dengan performa yang meyakinkan.
Selain itu, hasil ini juga menegaskan ambisi Manchester City untuk tetap kompetitif di semua ajang yang diikuti. Dengan jadwal padat di Premier League dan kompetisi Eropa, kemenangan meyakinkan di Piala FA menjadi modal penting untuk menjaga momentum positif tim.
Fokus ke Laga Berikutnya
Usai kemenangan ini, Manchester City akan mengalihkan fokus ke agenda berikutnya di kompetisi domestik dan internasional. Pep Guardiola diperkirakan akan terus melakukan rotasi untuk menjaga kebugaran pemain, sembari mempertahankan konsistensi performa.
Sementara bagi Exeter City, kekalahan telak ini menjadi pelajaran berharga. Mereka kini dapat kembali fokus ke kompetisi League One dengan harapan memperbaiki performa dan hasil di liga.
Piala FA kembali membuktikan daya tariknya sebagai kompetisi yang mempertemukan tim dari berbagai level. Namun pada laga ini, Manchester City benar-benar menunjukkan kelasnya, meninggalkan Exeter City tanpa banyak peluang untuk berkembang.
