
KATURI SPORT – Real Madrid membuka tahun 2026 dengan cara yang impresif. Menjamu Real Betis pada lanjutan kompetisi La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (4/1/2026), Los Blancos tampil dominan dan meraih kemenangan telak 5-1. Hasil ini sekaligus menjadi pesan tegas bahwa Real Madrid tetap berbahaya meski tampil tanpa bintang utama mereka, Kylian Mbappe.
Absennya Mbappe sempat menimbulkan tanda tanya mengenai daya gedor Madrid. Namun, keraguan tersebut perlahan terjawab sepanjang jalannya pertandingan. Meski sempat menemui kesulitan di menit-menit awal, skuad asuhan Xabi Alonso menunjukkan ketenangan dan kedewasaan dalam mengontrol permainan.
Real Betis mencoba tampil berani dengan pressing tinggi sejak awal laga. Upaya tersebut sempat menyulitkan Madrid untuk mengembangkan permainan, terutama di lini tengah. Beberapa peluang Betis bahkan memaksa lini pertahanan tuan rumah bekerja ekstra keras. Namun, seiring berjalannya waktu, Real Madrid mulai menemukan ritme permainan mereka.
Kebuntuan akhirnya pecah melalui situasi bola mati. Gol pembuka tersebut menjadi titik balik pertandingan. Setelah unggul, kepercayaan diri para pemain Madrid meningkat signifikan. Aliran bola menjadi lebih cepat, pergerakan antar lini semakin cair, dan tekanan ke pertahanan Betis terus berlanjut.
Sosok yang paling mencuri perhatian dalam laga ini adalah Gonzalo Garcia. Pemain yang sebelumnya jarang menjadi sorotan itu tampil luar biasa dan menjadi bintang utama kemenangan Madrid. Gonzalo mencetak tiga gol atau hat-trick, menunjukkan ketajaman serta insting gol yang tinggi. Pergerakannya yang cerdas dan penyelesaian akhir yang klinis membuat lini belakang Betis kewalahan sepanjang pertandingan.
Selain Gonzalo, kontribusi pemain lain juga patut mendapat apresiasi. Lini tengah Madrid tampil solid dalam menjaga penguasaan bola dan mengatur tempo permainan. Pertahanan Los Blancos pun relatif disiplin, meski sempat kecolongan satu gol dari Real Betis. Gol tersebut tidak banyak memengaruhi jalannya pertandingan karena Madrid tetap menguasai keadaan.
Xabi Alonso terlihat puas dengan performa timnya. Pelatih asal Spanyol itu berhasil meramu strategi yang efektif meski tanpa kehadiran Mbappe. Fleksibilitas taktik dan kepercayaan kepada pemain muda menjadi salah satu kunci keberhasilan Madrid pada laga ini. Gonzalo Garcia pun menjadi bukti bahwa Madrid memiliki kedalaman skuad yang mumpuni.
Kemenangan besar ini membuat Real Madrid semakin percaya diri menatap pertandingan-pertandingan berikutnya di awal tahun 2026. Selain mendongkrak posisi di klasemen, hasil ini juga mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaing bahwa Los Blancos tetap menjadi kekuatan yang menakutkan, dengan atau tanpa pemain bintang mereka.
Bagi Real Betis, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting. Meski sempat memberikan perlawanan di awal laga, mereka gagal mempertahankan konsistensi permainan hingga akhir. Betis perlu segera bangkit agar tidak kehilangan momentum dalam persaingan kompetisi.
Secara keseluruhan, laga di Santiago Bernabeu ini menjadi malam yang tak terlupakan bagi Real Madrid dan khususnya Gonzalo Garcia, yang sukses mencuri perhatian publik lewat penampilan gemilangnya.
