
KATURI SPORT – Kendati menelan kekalahan di kandang sendiri melawan Everton baru-baru ini, Manchester United (MU) tampaknya tidak goyah dalam target transfer mereka musim dingin nanti. Menurut laporan terkini, MU disebut kini “melesat ke depan” dalam perburuan Conor Gallagher — gelandang eks Chelsea yang kini memperkuat Atletico Madrid.
Kenapa Gallagher Jadi Target MU?
Gelandang berusia 25 tahun itu dianggap sebagai salah satu kandidat ideal untuk memperkuat lini tengah MU. Musim ini Gallagher memang kesulitan mendapat menit bermain reguler di Atletico, sehingga situasinya membuat klub-klub pemburu — termasuk MU — memantau dengan serius.
Selain itu, MU diperhadapkan pada fakta bahwa lini tengah mereka dinilai masih rapuh dan butuh penyegaran. Pelatih Ruben Amorim diyakini ingin menambah opsi di posisi gelandang agar skuad lebih seimbang.
Upaya Transfer yang Pernah Gagal
Musim panas lalu, Manchester United sempat mencoba merekrut Gallagher dengan skema peminjaman. Namun rencana itu gagal karena Atletico Madrid menolak melepas sang pemain dengan status pinjaman — mereka hanya membuka kemungkinan transfer permanen.
Meski demikian, MU tidak menyerah. Klub disebut berencana kembali mengajukan tawaran di jendela transfer Januari 2026, menunjukkan bahwa minat terhadap Gallagher tetap tinggi.
Kenapa Momentum Ini Datang di Saat Klub Alami Kekalahan?
Kekalahan MU 0-1 dari Everton di Old Trafford — meskipun Everton bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-13 setelah kartu merah — menjadi sorotan tajam. Pelatih Ruben Amorim menyebut penampilan timnya buruk dan seluruh tim bertanggung jawab atas hasil itu.
Namun, kekalahan ini justru memberi arah pada manajemen: daripada panik dan gonta-ganti pelatih, klub memilih untuk memperkuat skuad, terutama lini tengah. Penargetan Gallagher bisa dianggap sebagai bagian dari strategi memperbaiki skuat jangka panjang dan mendukung rencana pelatih untuk musim yang kompetitif.
Tantangan Besar Menghadang: Permintaan Atletico
Satu hal yang dipahami MU: jika ingin mendapatkan Gallagher, mereka harus siap memenuhi ekspektasi dari pihak Atletico. Klub Spanyol disebut hanya mempertimbangkan transfer permanen — bukan peminjaman — dan kemungkinan besar akan meminta nilai yang sesuai dengan nilai pasar.
Dengan demikian, usaha membawa Gallagher ke Old Trafford tidak akan mudah — dibutuhkan negosiasi serius dan kesiapan finansial.
Implikasi bagi MU & Gallagher
- Bagi MU, kedatangan Gallagher bisa memperkuat lini tengah, memberi keseimbangan, dan meningkatkan daya saing tim.
- Bagi Gallagher, ini bisa jadi kesempatan kembalinya ke Premier League — di mana ia sebelumnya mendapat reputasi solid — serta kesempatan untuk mendapat menit bermain reguler dan menarik perhatian seleksi tim nasional Inggris kembali.
Kesimpulan
Meskipun sempat dikejutkan kekalahan memalukan dari Everton, Manchester United tidak nyaman dengan keadaan stagnan. Klub memilih untuk fokus pada perbaikan struktural — termasuk mengejar gelandang seperti Conor Gallagher. Bila transfer ini berhasil, bisa menjadi sinyal ambisi nyata MU memperbaiki performa dan membangun skuad jangka panjang. Namun, tantangan dari Atletico Madrid dan persaingan klub lain akan membuat proses ini penuh liku — dan MU harus membuktikan keseriusannya
