
KATURI ENTERTAIN – Kourtney Kardashian kembali membuat gebrakan lewat lini wellness-nya, Lemme, dengan menghadirkan sebuah produk yang tak biasa: lolipop probiotik bernama Lemme Purr Lollipops yang ditujukan untuk “kesehatan vagina”.
Produk ini diluncurkan secara eksklusif melalui retailer Target di AS pada 26 Oktober 2025 dengan harga USD 5,99 per kemasan (jika dikonversi ke rupiah sekitar Rp 99 000, tergantung kurs).
Apa yang ditawarkan
Menurut keterangan resmi dari Lemme, Lemme Purr Lollipops memiliki beberapa komponen utama:
- Strain probiotik “SNZ 1969®” yang diklaim mendukung mikrobioma vagina dan keseimbangan pH.
- Vitamin C sebagai nutrien antioksidan dan untuk mendukung kolagen.
- Ekstrak nanas (pineapple extract) dengan rasa–menurut brand–untuk menjadikan rutinitas self-care lebih menyenangkan.
- Produk vegetarian, non-GMO, bebas gluten, menggunakan gula asli dan berkata mengandung sekitar 70 kalori tiap lolipop.
Kourtney dalam pernyataannya menyebut: “Lemme Purr Lollipops are such a fun extension of one of our best-sellers … I love that they turn daily self-care into something sweet and simple.”
Latar Belakang dan Konteks
Lemme bukanlah brand baru – merk ini diluncurkan oleh Kourtney dan mitranya, dan selama beberapa tahun sudah menawarkan berbagai suplemen gummy, kapsul, serta produk wellness lain untuk rambut, tidur, pencernaan, dan “kesehatan feminim”.
Produk “Lemme Purr” (gummy/vitamin untuk kesehatan vagina) telah muncul sebelumnya, dan peluncuran lolipop ini merupakan perluasan format dari ide tersebut.
Rilisan brand juga sekaligus menunjukkan betapa tren “suplemen yang berbentuk lolipop” makin populer sebagai format baru yang dikombinasikan dengan wellness/candy marketing.
Reaksi Publik dan Kritik
Peluncuran ini langsung menimbulkan respon beragam. Dari sisi positif, beberapa perempuan melihatnya sebagai inovasi dari sisi format: sesuatu yang “manis”, mudah dikonsumsi, dan berusaha menjadikan kesehatan feminin lebih ringan dan sehari-hari.
Namun dari sisi kritik:
- Banyak pengguna media sosial memanggilnya sebagai “cash grab” (mengambil uang konsumen) atau produk gimmick.
- Beberapa profesional kesehatan mengingatkan bahwa pengelolaan kesehatan vagina tidak semata tentang bentuk suplemen pop-up seperti ini, dan bahwa klaim “memperbaiki rasa/kelembapan/pH” harus diperlakukan dengan skeptisisme.
- Secara khusus ada komentar bahwa iklan-kampanye produk ini menggunakan visual yang provokatif atau terlalu “bermain” pada insekuritas perempuan tentang tubuhnya.
Pandangan Ahli
Menurut pakar mikrobioma wanita, seperti Olivia Cassano dari perusahaan layanan kesehatan wanita Evvy: “Ketika mikrobioma vagina tidak sehat — misalnya terlalu banyak bakteri buruk atau terlalu sedikit bakteri baik — maka risiko seperti vaginosis bakteri, infeksi jamur, infeksi saluran kemih bisa muncul.”
Namun, seperti diungkap dalam artikel investigasi, meski probiotik memang memiliki riset untuk mendukung beberapa aspek kesehatan vagina, klaim-klaim seperti “mengubah rasa vagina” atau “membuat vagina harum/lebih segar” belum memiliki bukti klinis yang memadai.
Pertimbangan untuk Konsumen
Bagi konsumen yang mempertimbangkan untuk membeli produk ini di pasar Indonesia (atau sejenis), ada beberapa hal yang patut diperhatikan:
- Klaim produk : Apakah produk disertai bukti klinis independen? Memahami bahwa suplemen bukan pengganti konsultasi medis.
- Komposisi & dosis : Walau ada probiotik dan vitamin C, penting untuk melihat dosis, kualitas dan relevansi terhadap kondisi individu.
- Kebutuhan individu : Kesehatan vagina melibatkan hygiene, gaya hidup, pola makan, pemeriksaan medis rutin – tidak semata melalui satu suplemen.
- Regulasi lokal : Produk impor atau transisi ke pasar Indonesia seringkali harus melalui registrasi BPOM, memperhatikan label, keamanan.
- Biaya vs manfaat : Harga asumsi Rp 99 000 per kemasan mungkin terjangkau saja, namun pertimbangkan biaya ini dalam konteks rutinitas kesehatan sehari-hari Anda dan seberapa besar manfaat yang dirasakan.
Kesimpulan
Peluncuran Lemme Purr Lollipops oleh Kourtney Kardashian melalui brand Lemme menghadirkan format baru yang menggabungkan konsep kesehatan feminin dengan gaya konsumsi yang “manis” dan ringan. Ide ini menarik dari sisi inovasi, namun juga kontroversial karena bermain di wilayah sensitif kesehatan perempuan dan klaim yang cukup berani.
Bagi konsumen, penting untuk bersikap kritis terhadap klaim kesehatan—termasuk untuk media bentuk yang tampak “fun” seperti lolipop—dan tetap menjaga perspektif bahwa produk suplemen hanyalah bagian dari pendekatan lebih luas terhadap kesehatan.
